Teori belajar klaksi dan behavioriatik

BAB I

PENDAHULUAN

 

A. LATAR BELAKANG

Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling memengaruhi. Belajar adalah proses merubah tingkah laku, mengasah kemampuan berfikir secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan motivasi adalah sesuatu hal yang dapat mendorong minat dari dalam diri individu agar dapat melakukan tindakan-tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alas an seseorang untuk berprilaku atau melakukan sesuatu.

 

Motivasi belajar dapat timbul karena factor intrinsik, berupa hasrat dan keinginan berhasil dan dorongan kebutuhan belajar, harapan akan cita-cita. Sedangkan factor ekstrinsiknya adalah adanya penghargaan, lingkungan belajar yang kondusif dan kegiatan belajar yang menarik.

 

Motivasi belajar penting dalam proses belajar siswa. Karena fungsinya yang mendorong, menggerakkan kegiatan belajar. Karena itu, prinsip-prinsip penggerakan motivasi belajar sangat erat kaitannya dengan prinsip-prinsip belajar itu sendiri. Siswa akan suka dan bermotivasi belajar apabila dipelajari mengandung makna tertentu baginya. Ada kemungkinan pelajaran yang disajikan oleh guru tidak dirasakan sebagai bermakna berusaha menjadikan pelajarannya dengan makna bagi semua siswa. Caranya ialah dengan mengkaitkan pelajarannya dengan pengalaman masa lampau siswa, tujuan-tujuan masa mendatang, dan minat serta nilai-nilai yang berarti mereka.

 

 

B. RUMUSAN MASALAH

1. Apa yang di maksud dengan motivasi belajar ?

2. Apa tujuan dari motivasi belajar ?

3. Apa macam-macam motivasi belajar ?

4. Apa factor yang mempengaruhi motivasi belajar ?

5. Bagaimana fungsi dari motivasi belajar ?

C. TUJUAN

1. Untuk mengetahui apa yang di maksud dengan motivasi belajar 

2. Untuk mengetahui tujuan motivasi belajar

3. Untuk mengetahui macam-macam motivasi belajar

4. Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi motivasi belajar

5. Untuk mengetahui fungsi motivasi belajar

 

 

 

BAB II

PEMBAHASAN

 

A. DEFINISI MOTIVASI BELAJAR

Menurut Sadirman (2018:75 ) adalah keseluruhan daya penggerak di dalam diri siswa yang menimbulkan kegiatan belajar, yang menjamin kelangsungan dari kegiatan belajar dan memberikan arah pada kegiatan belajar, sehingga tujuan yang di kehendaki oleh subjek belajar itu dapat tercapai. Menurut Uno (2017 : 23 ) mengatakan bahwa motivasi belajar merupakan dorongan internal dan eksternal pada siswa-siswa yang sedang belajar untuk mengadakan perubahan tingkah laku, pada umumnya beberapa indicator atau unsur yang mendukung.

Dari beberapa pengertian motivasi belajar menurut para ahli di atas, dapat di simpulkan motivasi belajar merupakan dorongan yang timbul baik dari dalam maupun dari luar diri siswa , yang mampu menimbulkan semangat dan kegairahan belajar serta memberikan arah pada kegiatan belajar sehingga tujuan yang di kehendaki dapat tercapai.

 

B. TUJUAN MOTIVASI BELAJAR

Tujuan motivasi dalam proses belajar siswa:

1. Dapat membuat siswa menjadi semangat belajar

2. Sangat berkaitan dengan stimulus yang membuar siswa siswa menjadi terpacu, terdorong untuk melakukan sesuatu

3. Membantu siswa dalam menemukan tujuannya

4. Tumbuhkan sikap optimism dalam diri siswa 

5. Siswa menjadi eksploratif

6. Mengajarkan siswa agar tak mudah menyerah

 

C. MACAM- MACAM MOTIVASI BELAJAR

Menurut Tambunan (2015:196), motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik merupakan jenis motivasi berdasarkan sumbernya. Adapun motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik tersebut : 

a. Motivasi intrinsik, adalah motivasi yang di timbulkan dari diri seseorang. Motivasi ini biasanya timbulkan karena adanya harapan, tujuan dan keinginan seseorang terhadap sesuatu sehingga dia memiliki semangat untuk mencapai itu.

b. Motivasi ekstrinsik,adalah sesuatu yang diharapkan akan diperoleh dari luar diri seseorang. Motivasi ini biasanya dalam bentuk nilai dari sesuatu materi, misalnya imbalan dalam bentuk uang atau intensif lainnya yang diperoleh atas sesuatu upaya yang telah dilakukan.

 

Menurut Sardiman (2018:89), mengatakan bahwa motivasi intrinsik dan ekstrinsik adalah sebagai berikut: 

a. Motivasi intrinsik adalah motif motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu rangsangan dari luar,karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu.

b. Motivasi ekstrinsik adalah motif motif yang menjadi aktif atau berfungsinya karena ada rangsangannya dari luar.

 

Menurut pendapat para ahli diatas,dapat disimpulkan bahwa motivasi belajar yang ada pada diri siswa diantaranya motivasi intrinsik dan motivasi ekstrinsik. Motivasi intrinsik adalah motivasi yang timbul dri dalam diri siswa itu sendiri, tanpa adanya rangsangan dari luar, sebaliknya motivasi ekstrinsik adalah motivasi yang ditimbul akibat adanya rangsangan dari luar diri siswa.

 

D. FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI BELAJAR

Faktor yang mempengaruhi motivasi belajar :

a. Cita-cita dan aspirasi siswa. Cita-cita akan memperkuat motivasi belajar intrinsic maupun ekstrinsik. Sebab tercapainya suatu cita-cita akan mewujudkan aktualisasi diri.

b. Kemampuan siswa. Keinginan seorang anak perlu dibarengi dengan kemampuan atau kecakapan mencapainya. Secara ringkasan dapat dikatakan bahwa kemampuan akan memperkuat motivasi anak untuk melaksanakan tugas-tugas perkembangan.

c. Kondisi siswa. Kondisi siswa yang meliputi kondisi jasmani dan rohani mempengaruhi motivasi belajar. Seorang siswa yang sedang sakit, lapar, atau marah-marah akan mengganggu perhatian belajar. Sebaliknya, seorang siswa yang sehat, kenyang dan gembira akan memusatkan perhatian pada penjelasan pelajaran. Dengan demikian, kondisi jasmani dan rohani siswa berpengaruh pada motivasi belajar.

d. Kondisi lingkungan siswa. Lingkungan siswa dapat berupa keadaan alam, lingkungan tempat tinggal, pergaulan sebaya dan kehidupan kemasyarakatan. Sebagai anggota masyarakat, maka siswa dapat terpengaruh oleh lingkungan sekitar. Bencana alam, tempat tinggal yang kumuh, perkelahian antar siswa akan mengganggu kesungguhan belajar. Sebaliknya, kampus sekolah yang indah, pergaulan siswa yang rukun akan memperkuat motivasi belajar. Dengan lingkungan yang aman, tentram, tertib dan indah, maka semangat dan motivasi belajar mudah diperkuat.

e. Unsur-unsur dinamis dalam belajar dan pembelajaran. Lingkungan belajar dan pergaulan siswa mengalami perubahan. Lingkungan budaya siswa yang berupa televise dan film semakin menjangkau siswa. Kesemua lingkungan tersebut mendinamiskan motivasi belajar. Guru professional diharapkan mampu memanfaatkan sumber belajar di sekitar sekolah untuk memotivasi belajar siswa.

f. Upaya guru membelajarkan siswa adalah upaya guru dalam mempersiapkan diri untuk membelajarkan siswa mulai dari penguasaan materi, cara memnyampaikan materi, menarik perhatian siswa dan mengevaluasi hasil belajar siswa. Bila upaya guru hanya sekedar mengajar, artinya keberhasilan guru yang menjadi titk tolak, besar kemungkinan siswa tidak tertarik untuk belajar sehingga motivasi siswa menjadi lemah atau kurang.

 

E. FUNGSI MOTIVASI BELAJAR

Fungsi motivasi belajar :

a. Mengarahkan (directional function)

Dalam mengarahkan kegiatan, motivasi belajar berperan mendekatkan atau menjauhkan individu dri sasara yang akan diicapai. Apabila sasaran atau tujuan merupakan sesuatu yang diinginkan oleh individu, maka motivasi berperan mendekatkan. Sedangkan bila sasaran tidak dingingnkan oleh individu, maka motivasi berperan menjauhi sasaran.

b. Mengaktifkan dan meningkatkan kegiatan (activating and energizing function)

Suatu perbuatan atau kegiatan yang tidak bermotf atau motifnya sangat lemah, akan dilakukan dengan tidak sungguh-sungguh, tidak terarah dan kemungkinan besar tidak akan membawa hasil.sebaliknya apabila motivasinya besar atau kuat,maka akan dilakukan dengan sungguh-sungguh, terarah dan penuh semangat, sehingga kemungkinan akan berhasil lebih besar.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BAB III

PENUTUP

 

A. KESIMPULAN

Motivasi dan belajar merupakan dua hal yang saling memengaruhi. Belajar adalah proses merubah tingkah laku, mengasah kemampuan berfikir secara relatif permanen dan secara potensial terjadi sebagai hasil dari praktik atau penguatan yang dilandasi tujuan untuk mencapai tujuan tertentu. Sedangkan motivasi adalah sesuatu hal yang dapat mendorong minat dari dalam diri individu agar dapat melakukan tindakan-tindakan atau sesuatu yang menjadi dasar atau alas an seseorang untuk berprilaku atau melakukan sesuatu. Tujuan motivasi dalam proses belajar siswa adalah  dapat membuat siswa menjadi semangat belajar, sangat berkaitan dengan stimulus yang membuar siswa siswa menjadi terpacu, terdorong untuk melakukan sesuatu, membantu siswa dalam menemukan tujuannya, tumbuhkan sikap optimism dalam diri siswa, siswa menjadi eksploratif, mengajarkan siswa agar tak mudah menyerah.

Macam-macam motivasi belajar adalah motivasi intrinsik adalah motif motif yang menjadi aktif atau berfungsinya tidak perlu rangsangan dari luar,karena dalam diri setiap individu sudah ada dorongan untuk melakukan sesuatu dan motivasi ekstrinsik adalah motif motif yang menjadi aktif atau berfungsinya karena ada rangsangannya dari luar.

 

B. SARAN

Untuk mendapatkan motivasi belajar yang baik adalah kita harus dapat menemukan lingkungan yang positif, yang bisa memberikan kita dorongan untuk lebih giat belajar dan menemukan hal-hal baru dalam mengasah kemampuan kognitif dari dalam diri.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

 

http://repositori.unsil.ac.id ;https://www.kajianpustaka.com ;https://sg.docworkspace.com/d/sIDOw-N9i0d2EmQY ;https://www.wps.com/d/?from=t ;https://m.merdeka.com

1

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai